APA saja benda yang paling bikin heboh tahun ini?
Kami mencoba mendaftar benda apa saja (non manusia, jadi binatang bisa masuk di dalamnya) yang meninggalkan kehebohan sepanjang tahun ini. Agar sebutannya tak biasa, kami meminjam istilah yang dipopulerkan Syahrini, “sesuatu.”
Apa ukurannya sebuah benda layak disebut paling “sesuatu”? Selain benda itu harus meninggalkan kehebohan, benda sebaiknya membuat tren ataupun paling dicari banyak orang.
Maka, inilah dia 10 “sesuatu” tahun ini.
1. Gaun Royal Wedding Kate Middleton
Ini benda yang paling ditunggu kemunculannya saat pernikahan Royal Wedding Pangeran William dan Kate Middleton 29 April lalu. Sebelum pernikahan semua orang bertanya-tanya akan seperti apa gaun pengantin yang dikenakan Kate. Pihak kerajaan Inggris menutup rapat-rapat. Setiap perancang busana ditanyai, dan mereka membantah. Saat hari H, yang ditutup rapat-rapat itu akhirnya dibuka. Kate mengenakan gaun warna gading karya Sarah Burton, perancang dari rumah mode Alexander McQueen. Wajah Kate tertutup selubung tipis sulaman tangan dengan tiara yang dipinjamkan Ratu Elizabeth II. “Sangat cantik, relatif klasik, tapi sesuai dekor,” komentar perancang busana Karl Lagerfeld. Ia menambahakan, “Gaun itu elegan dan sesuai selera.” Dibandingkan gaun yang dipakai saat Diana menikah tahun 1981, gaun Kate kalah glamour. Ekor rok gaun pengantin Diana panjangnya 7,6 meter, sedang Kate hanya 2,7 meter. Gaun yang terinpirasi dari busana pengantin Grace Kelly saat menikahi Pangern Monako itu dibuat dengan kerahasian tingkat tinggi sekaligus sangat detil (para pekerja mesti mencuci tangan setiap 30 menit sekali.). Dengan gaunnya Kate membuat kita semua terpana. (ade)
2. Handphone Android
Mari bicara data. Riset Markplus Insight, Oktober lalu, yang dimuat majalah Marketers menunjukkan pengguna terbesar internet mobile adalah anak muda usia 15-30 tahun. Salah satu faktor peningkatan pengguna internet mobile adalah harga smartphone yang semakin terjangkau. Yahoo menyebutkan, anak muda usia 15-24 tahun semakin banyak menggunakan smartphone dengan harga di bawah AS$ 200 atau di kisaran Rp 1,8 juta. Nah, yang menjadi idola handphone pintar tahun ini adalah ponsel dengan sistem operasi Android. Handphone Android kini menjadi saingan utama handphone pintar Blackberry. Harga handphone Android kini juga semakin murah. Samsung memiliki handphone pintar tipe Galaxy Y yang dibanderol seharga Rp 1,2 juta saja. Genderang perang Android Vs. Blackberry sudah ditabuh. (ade)
3. Kaftan, Jambul Khatulistiwa & Bulu Mata Anti Badai
Syahrini adalah trendsetter mode tahun ini—entah dalam arti baik atau buruk. Menjelang Idul Fitri lalu ada satu yang model baju yang paling banyak dipajang, yaitu busana kaftan. Kaftan itu punya sebutan khusus ‘kaftan Syahrini’, bahkan kami juga sempat melihat penjual online shop yang menyebutnya ‘gamis kalong Syahrini’. Kenapa ada embel-embel Syahrini di belakangnya? Konon tren ini berawal dari seringnya mantan partner duet Anang Hermansyah itu menggunakan busana kaftan di bulan Ramadhan. Kaftan ala Syahrini identik dengan ornamen bling-bling dan manik-manik yang membuat penampilannya makin nyentrik. Soal jambul dan bulu mata, ditilik dari bentuknya, tak ada yang istimewa dari jambul maupun bulu mata palsu Syahrini. Semua orang bisa membuatnya ataupun mengenakannya. Tapi, tak semua orang bisa menamainya dengan unik. Untuk itu, kita rasanya harus mengakui kepiawaian Syahrini. Sebelumnya, kita mungkin hanya kenal jambul Tintin. Dengan jambulnya, Syahrini menambah kosakata baru bagi dunia mode tanah air. Begitu pun dengan bulu mata anti badai. Pemilihan kata yang unik, lucu, dan aneh rasanya jadi kunci keberhasilan Syahrini membuat tren. Sebagian besar dari kita mungkin tak menyukai sebutan yang dibikin Syahrini, tapi kita terpaksa harus mengakui nama yang dipilih Syahrini telah menjadi tenar. (rere)
4. Keripik Ma Icih
Sudah mencoba keripik Ma Icih level berapa? Yang level 10 sudah? Pedasnya menampar, ‘kan? Well, sebetulnya tak ada yang istimewa dari wujud keripik Ma Icih selain pedasnya yang menampar. Ma Icih hanya keripik singkong pedas biasa. Yang menjadi luar biasa adalah bagaimana Ma Icih dipasarkan. Ma Icih adalah wujud nyata pemasaran era 2.0. Keripik ini tidak dijual di toko, tapi pengumuman tempat penjualan dan waktunya dilakukan lewat Twitter. Jadi kalau mau membeli dan tertarik dengan produk ini harus follow infomaicih. Pemasaran model begini terbukti jitu. Apalagi setelahnya banyak testimoni di Twitter, status BBM, Facebook mengabarkan perjuangan mendapatkan Ma Icih dan bercerita betapa pedasnya setelah merasakannya. (ade)
5. Tol Cipularang
Tidak ada ruas jalan tol setenar jalan Tol Cipularang, Jawa Barat. Ruas jalan ini jadi tenar setelah bebrapa hari setelah Lebaran tahun ini, tepatnya 3 September lalu, pedangdut Saipul Jamil dan istinya Virginia Anggraeni jadi korban kecelakaan tunggal di jalan itu. Banyak analisis macam-macam soal ruas jalan tol KM 90-97 itu. Dari mulai analisis fisika hingga yang mistis. Terserah Anda mau percaya yang mana. Yang jelas, produser film KK Dheraj melihat ada peluang mendatangkan untung dari ruas jalan tol maut itu. Olehnya, film yang dibintangi Saipul Jamil dan Dewi Perssik yang sebetulnya sudah syuting sebelum kecelakaan terjadi di embel-embeli sub judul “Tragedi KM 97.” (ade)
6. "Branded Discount"
Kekisruhan saat antre Blackberry Bellagio yang dijual dengan diskon 50 persen di Pasific Place, SCBD Sudirman, Jakarta, 25 November silam mencengangkan. Terutama karena Blackberry sebagai telepon pintar adalah barang yang melekat bagi kalangan berduit dan melek teknologi. Artinya, antre Blackberry beda dengan antre sembako maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT). Lapisan masyarakat pengantre sembako dan BLT beda dengan pengantre Blackberry. Antre Blackberry kemarin adalah puncak dari berbagai diskon barang branded yang terjadi sepanjang tahun ini. Kita sudah menyaksikan berbagai barang branded didiskon dan pembelinya selalu membludak, mulai dari Crocs, iPhone, iPad, Galaxy Tab, dan macam-macam lagi. Motivasi orang mengantre semata keinginan untuk memiliki barang terbaru dengan harga miring. Mereka rela berjam-jam mengantre sampai menginap segala. (ade)
7. Komodo
Tahun ini, komodo adalah bintang paling “sesuatu”. Bagaimana tidak, walau komodo tak pernah meminta habitatnya dipromosikan, toh msnusia merasa perlu mendaftarkan pulau Komodo tempat mereka tinggal menjadi calon salah satu keajaiban dunia yang baru versi lembaga New Seven Wonders. Berbagai gerakan dukungan dilakukan. Iklan layanan mayarakat dengan dukungan mantan Wapres Jusuf Kalla dibuat. Orang didorong SMS sebanyak-banyak mendukung Pulau Komodo. Belakangan diketahui, lembaga penyelenggara kontes keajaiban dunia diragukan kompetensinya dan sekadar cari uang. Terjadi kontroversi apa gerakan dukungan untuk Pulau Komodo diteruskan atau tidak. Masyarakat terbelah. Komodo? Ah, mereka mungkin tertawa getir melihat tingkah manusia Indonesia yang mengejar ingin diakui pulaunya sebagai keajaiban dunia, tapi sebaliknya tak merawat pulau tempat mereka tinggal. (ade)
8. iPad 2
Benda ini adalah salah satu warisan dunia mendiang Steve Jobs bagi dunia. iPad 2 lebih tipis, lebih ringan, namun lebih powerful dibanding pendahulunya. iPad 2 muncul saat persaingan komputer tablet makin ketat dari gadget dengan sistem operasi Android yang lebih murah dan juga mempunyai fitur beragam. Namun, iPad 2 tetap jadi gadget paling diidmkan orang. Bukan karena desainnya lebuh elegan atau kemampuannya lebih hebat dari gadget berbasis Android, melainkan karena nama besar Apple dan keinginan kita untuk memiliki cinderamata dari Steve Jobs. (ade)
9. Tiket Tontonan
Tiket pertunjukkan, entah tiket konser atau nonton teater musikal, jadi barang yang paling dicari tahun ini. Tengok saja saat terjadi keriuhan antre tiket nonton konser Justin Bieber awal tahun ini. Tiket yang harganya jutaan rupiah ludes. Bahkan banyak yang menjual lagi dengan harga selangit dan juga ada yang tertipu membeli tiket palsu. Karena laku menonton pertunjukkan sekarang menjadi wujud eksistensi diri (bisa pamer di Facebook, Twitter, atau Foursquare sedang nonton anu), orang rela berkorban demi mendapat tiket tontonan. (ade)
10. Casual Hijab Style
Jilbab tidak lagi membosankan. Busana muslimah juga dapat dikreasikan menjadi berbagai macam gaya yang dinamis dan playful. Gaya berjilbab yang ngetop dengan sebutan casual hijab style ini memang sesuai dengan sebutannya –kasual, santai, dan jauh dari kesan kaku. Penggunaan jilbab dari bahan lembut dan ringan serta digunakan dalam beberapa layer, mampu mengurangi kesan kaku yang acapkali menempel pada jilbab. Salah satu hijaber –demikian sebutan bagi para pengguna jilbab- yang paling terkenal dan banyak ditiru gayanya ialah Hana Tajima Simpson. Hana blogger asal Malaysia yang kini berdomisili di London. Melalui blognya, Hana menunjukkan beberapa gaya berjilbab, plus tutorial cara memakainya, agar tetap stylish saat memakai jilbab. Di Indonesia sendiri terdapat Hijabers Community, komunitas bagi muslimah berjilbab yang saling berbagi informasi tentang tren jilbab terbaru dan info-info religius lainnya.
Sumber:http://www.tabloidbintang.com/extra/top-list/19228-kaleidoskop-2011-10-qsesuatuq-tahun-ini.html
Kami mencoba mendaftar benda apa saja (non manusia, jadi binatang bisa masuk di dalamnya) yang meninggalkan kehebohan sepanjang tahun ini. Agar sebutannya tak biasa, kami meminjam istilah yang dipopulerkan Syahrini, “sesuatu.”
Apa ukurannya sebuah benda layak disebut paling “sesuatu”? Selain benda itu harus meninggalkan kehebohan, benda sebaiknya membuat tren ataupun paling dicari banyak orang.
Maka, inilah dia 10 “sesuatu” tahun ini.
1. Gaun Royal Wedding Kate Middleton
Ini benda yang paling ditunggu kemunculannya saat pernikahan Royal Wedding Pangeran William dan Kate Middleton 29 April lalu. Sebelum pernikahan semua orang bertanya-tanya akan seperti apa gaun pengantin yang dikenakan Kate. Pihak kerajaan Inggris menutup rapat-rapat. Setiap perancang busana ditanyai, dan mereka membantah. Saat hari H, yang ditutup rapat-rapat itu akhirnya dibuka. Kate mengenakan gaun warna gading karya Sarah Burton, perancang dari rumah mode Alexander McQueen. Wajah Kate tertutup selubung tipis sulaman tangan dengan tiara yang dipinjamkan Ratu Elizabeth II. “Sangat cantik, relatif klasik, tapi sesuai dekor,” komentar perancang busana Karl Lagerfeld. Ia menambahakan, “Gaun itu elegan dan sesuai selera.” Dibandingkan gaun yang dipakai saat Diana menikah tahun 1981, gaun Kate kalah glamour. Ekor rok gaun pengantin Diana panjangnya 7,6 meter, sedang Kate hanya 2,7 meter. Gaun yang terinpirasi dari busana pengantin Grace Kelly saat menikahi Pangern Monako itu dibuat dengan kerahasian tingkat tinggi sekaligus sangat detil (para pekerja mesti mencuci tangan setiap 30 menit sekali.). Dengan gaunnya Kate membuat kita semua terpana. (ade)
2. Handphone Android
Mari bicara data. Riset Markplus Insight, Oktober lalu, yang dimuat majalah Marketers menunjukkan pengguna terbesar internet mobile adalah anak muda usia 15-30 tahun. Salah satu faktor peningkatan pengguna internet mobile adalah harga smartphone yang semakin terjangkau. Yahoo menyebutkan, anak muda usia 15-24 tahun semakin banyak menggunakan smartphone dengan harga di bawah AS$ 200 atau di kisaran Rp 1,8 juta. Nah, yang menjadi idola handphone pintar tahun ini adalah ponsel dengan sistem operasi Android. Handphone Android kini menjadi saingan utama handphone pintar Blackberry. Harga handphone Android kini juga semakin murah. Samsung memiliki handphone pintar tipe Galaxy Y yang dibanderol seharga Rp 1,2 juta saja. Genderang perang Android Vs. Blackberry sudah ditabuh. (ade)
3. Kaftan, Jambul Khatulistiwa & Bulu Mata Anti Badai
Syahrini adalah trendsetter mode tahun ini—entah dalam arti baik atau buruk. Menjelang Idul Fitri lalu ada satu yang model baju yang paling banyak dipajang, yaitu busana kaftan. Kaftan itu punya sebutan khusus ‘kaftan Syahrini’, bahkan kami juga sempat melihat penjual online shop yang menyebutnya ‘gamis kalong Syahrini’. Kenapa ada embel-embel Syahrini di belakangnya? Konon tren ini berawal dari seringnya mantan partner duet Anang Hermansyah itu menggunakan busana kaftan di bulan Ramadhan. Kaftan ala Syahrini identik dengan ornamen bling-bling dan manik-manik yang membuat penampilannya makin nyentrik. Soal jambul dan bulu mata, ditilik dari bentuknya, tak ada yang istimewa dari jambul maupun bulu mata palsu Syahrini. Semua orang bisa membuatnya ataupun mengenakannya. Tapi, tak semua orang bisa menamainya dengan unik. Untuk itu, kita rasanya harus mengakui kepiawaian Syahrini. Sebelumnya, kita mungkin hanya kenal jambul Tintin. Dengan jambulnya, Syahrini menambah kosakata baru bagi dunia mode tanah air. Begitu pun dengan bulu mata anti badai. Pemilihan kata yang unik, lucu, dan aneh rasanya jadi kunci keberhasilan Syahrini membuat tren. Sebagian besar dari kita mungkin tak menyukai sebutan yang dibikin Syahrini, tapi kita terpaksa harus mengakui nama yang dipilih Syahrini telah menjadi tenar. (rere)
4. Keripik Ma Icih
Sudah mencoba keripik Ma Icih level berapa? Yang level 10 sudah? Pedasnya menampar, ‘kan? Well, sebetulnya tak ada yang istimewa dari wujud keripik Ma Icih selain pedasnya yang menampar. Ma Icih hanya keripik singkong pedas biasa. Yang menjadi luar biasa adalah bagaimana Ma Icih dipasarkan. Ma Icih adalah wujud nyata pemasaran era 2.0. Keripik ini tidak dijual di toko, tapi pengumuman tempat penjualan dan waktunya dilakukan lewat Twitter. Jadi kalau mau membeli dan tertarik dengan produk ini harus follow infomaicih. Pemasaran model begini terbukti jitu. Apalagi setelahnya banyak testimoni di Twitter, status BBM, Facebook mengabarkan perjuangan mendapatkan Ma Icih dan bercerita betapa pedasnya setelah merasakannya. (ade)
5. Tol Cipularang
Tidak ada ruas jalan tol setenar jalan Tol Cipularang, Jawa Barat. Ruas jalan ini jadi tenar setelah bebrapa hari setelah Lebaran tahun ini, tepatnya 3 September lalu, pedangdut Saipul Jamil dan istinya Virginia Anggraeni jadi korban kecelakaan tunggal di jalan itu. Banyak analisis macam-macam soal ruas jalan tol KM 90-97 itu. Dari mulai analisis fisika hingga yang mistis. Terserah Anda mau percaya yang mana. Yang jelas, produser film KK Dheraj melihat ada peluang mendatangkan untung dari ruas jalan tol maut itu. Olehnya, film yang dibintangi Saipul Jamil dan Dewi Perssik yang sebetulnya sudah syuting sebelum kecelakaan terjadi di embel-embeli sub judul “Tragedi KM 97.” (ade)
6. "Branded Discount"
Kekisruhan saat antre Blackberry Bellagio yang dijual dengan diskon 50 persen di Pasific Place, SCBD Sudirman, Jakarta, 25 November silam mencengangkan. Terutama karena Blackberry sebagai telepon pintar adalah barang yang melekat bagi kalangan berduit dan melek teknologi. Artinya, antre Blackberry beda dengan antre sembako maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT). Lapisan masyarakat pengantre sembako dan BLT beda dengan pengantre Blackberry. Antre Blackberry kemarin adalah puncak dari berbagai diskon barang branded yang terjadi sepanjang tahun ini. Kita sudah menyaksikan berbagai barang branded didiskon dan pembelinya selalu membludak, mulai dari Crocs, iPhone, iPad, Galaxy Tab, dan macam-macam lagi. Motivasi orang mengantre semata keinginan untuk memiliki barang terbaru dengan harga miring. Mereka rela berjam-jam mengantre sampai menginap segala. (ade)
7. Komodo
Tahun ini, komodo adalah bintang paling “sesuatu”. Bagaimana tidak, walau komodo tak pernah meminta habitatnya dipromosikan, toh msnusia merasa perlu mendaftarkan pulau Komodo tempat mereka tinggal menjadi calon salah satu keajaiban dunia yang baru versi lembaga New Seven Wonders. Berbagai gerakan dukungan dilakukan. Iklan layanan mayarakat dengan dukungan mantan Wapres Jusuf Kalla dibuat. Orang didorong SMS sebanyak-banyak mendukung Pulau Komodo. Belakangan diketahui, lembaga penyelenggara kontes keajaiban dunia diragukan kompetensinya dan sekadar cari uang. Terjadi kontroversi apa gerakan dukungan untuk Pulau Komodo diteruskan atau tidak. Masyarakat terbelah. Komodo? Ah, mereka mungkin tertawa getir melihat tingkah manusia Indonesia yang mengejar ingin diakui pulaunya sebagai keajaiban dunia, tapi sebaliknya tak merawat pulau tempat mereka tinggal. (ade)
8. iPad 2
Benda ini adalah salah satu warisan dunia mendiang Steve Jobs bagi dunia. iPad 2 lebih tipis, lebih ringan, namun lebih powerful dibanding pendahulunya. iPad 2 muncul saat persaingan komputer tablet makin ketat dari gadget dengan sistem operasi Android yang lebih murah dan juga mempunyai fitur beragam. Namun, iPad 2 tetap jadi gadget paling diidmkan orang. Bukan karena desainnya lebuh elegan atau kemampuannya lebih hebat dari gadget berbasis Android, melainkan karena nama besar Apple dan keinginan kita untuk memiliki cinderamata dari Steve Jobs. (ade)
9. Tiket Tontonan
Tiket pertunjukkan, entah tiket konser atau nonton teater musikal, jadi barang yang paling dicari tahun ini. Tengok saja saat terjadi keriuhan antre tiket nonton konser Justin Bieber awal tahun ini. Tiket yang harganya jutaan rupiah ludes. Bahkan banyak yang menjual lagi dengan harga selangit dan juga ada yang tertipu membeli tiket palsu. Karena laku menonton pertunjukkan sekarang menjadi wujud eksistensi diri (bisa pamer di Facebook, Twitter, atau Foursquare sedang nonton anu), orang rela berkorban demi mendapat tiket tontonan. (ade)
10. Casual Hijab Style
Jilbab tidak lagi membosankan. Busana muslimah juga dapat dikreasikan menjadi berbagai macam gaya yang dinamis dan playful. Gaya berjilbab yang ngetop dengan sebutan casual hijab style ini memang sesuai dengan sebutannya –kasual, santai, dan jauh dari kesan kaku. Penggunaan jilbab dari bahan lembut dan ringan serta digunakan dalam beberapa layer, mampu mengurangi kesan kaku yang acapkali menempel pada jilbab. Salah satu hijaber –demikian sebutan bagi para pengguna jilbab- yang paling terkenal dan banyak ditiru gayanya ialah Hana Tajima Simpson. Hana blogger asal Malaysia yang kini berdomisili di London. Melalui blognya, Hana menunjukkan beberapa gaya berjilbab, plus tutorial cara memakainya, agar tetap stylish saat memakai jilbab. Di Indonesia sendiri terdapat Hijabers Community, komunitas bagi muslimah berjilbab yang saling berbagi informasi tentang tren jilbab terbaru dan info-info religius lainnya.
Sumber:http://www.tabloidbintang.com/extra/top-list/19228-kaleidoskop-2011-10-qsesuatuq-tahun-ini.html














0 comments:
Post a Comment